Adek…
Kamu dariku tapi bukan milikku
Kamu hadir dari cinta
Kamu ada karena bunda terpilih…

Adek sayang…
Saat ini kita satu tubuh
Tarikan nafas bunda adalah nyawa bagimu
Darah bunda mengalir dalam tiap sudut tubuh mungilmu
Ijinkan semuanya tetap suci Ya Rabb…

Adek…
Rasa ini tak terukirkan.. saat jemari mungilmu menyapaku disetiap lapis perutku..
Bangunkanku…
Ajakku bermain…
Hidup… Indah… Yah! engkau memang ada sayang…

Can’t wait to see you
Anugerah terindah yang kumiliki…

Malang, 13 Jan ’09