setelah mencari ilmu kesana kemari, manteplah ini kesimpulannya (untuk bunda-bunda yang bingung seperti saya hehehe, hope it helps ya)

cekidoooot:

ini email dari dr. wati di milis sehat:

“…thanks buat sharing kalian semua … perihal vaksin combo vs imunisasi simultan
vs bolehkah mencampur vaksin tunggal satu dengan lainnya

Mohon maaf, jelas mencampur vaksin tunggal satu dengan lainnya TIDAK
diperbolehkan dan TIDAK dibenarkan
Apapun merek vaksinnya

Misalnya … Infanrix (DaPT) tidak boleh dicampur dengan Act HiB atau Hiberix
Dst dst dst

Jadi pilihan kita harus terbatas dua:
1. Menggunakan vaksin tunggal dan diberikan secara simultan (tergantung
kebutuhan bisa 2 – 4 suntikan per kunjungan)

2. Mempergunakan vaksin combo (dari pabriknya sudah diproses sebagai vaksin
combo misalnya:
Infanrix-HiB; TetractHib [DPT-HiB]; DPT-HepB nya Biofarma
Pentacell meski vaksin combo .. masih dipertanyakan penggunaannya di Indonesia
karena polionya dalam bentuk in jeksi [IPV] sedangkan Indonesia belum bebas
polio

Catatan: vaksin combo DaPT-HiB jangan diberikan pada imunisasi dasar [imunisasi
dasar adalah imunisasi pada usia 2, 4, 6 bulan]
Vaksin combo ini berikan di usia 18 bulan …”

kesimpulannya:
– di usia 2, 4, 6bulan berikan DPT dan HiB secara terpisah atau menggunakan combo DPT HiB (Tetract HiB). ini karena titer antibodinya maksimal
– di usia 18 bulan boleh menggunakan Tetract HiB/Infanrix HiB (combo DaPT HiB)

ow iya, kalo ada yang lupa untuk tidak memberikan HiB di usia 2, 4, 6 bulan, menurut sumber yang saya baca:
-bisa diberikan di usia 7-12bulan sebanyak 2x suntikan dengan interval 4 minggu
– jika diatas 12bulan sebanyak 1x suntikan
(cmiiw ya), tapi sebaiknya konsultasi dengan DSA terlbeih dahulu

senangnya sudah menemukan yang aku cari hahayyyy